lir ilir

“Lir-ilir, lir ilir, . . . .
tandure wes sumilir,
ta ijo royo-royo,
tak suguh kemanten anyar.

cah angon, cah angon,

penekno blimbing kuwi,
lunyu-lunyu penekno kanggo masuh dodot iro.
dodotiro-dodotiro,

kumitir bedah ing pinggir,
dondomana jrumatana,

kanggo sebo mengko sore,
mumpung gede rembulane,
mumpung jembar kalangane,
yo surak o sorak hore. . . . . ”
.

pemahaman tembang lir ilir…. Sunan Kali Jaga dari yang pernah aku dengar

lir – ilir, lir ilir
memahami dengan berurutan dan runtut seperti angin yang bergerak perlahan dengan memberikan kesejukan dan ruang yang segar untuk menghirup udara baru, yang bisa menghidupkan yang telah lama terbawa dan lama tidak diketahui

tandure wes sumilir
peng-aktifan seluruh sel tubuh lewat cara bernafas yang baik dan benar

ta ijo royo royo, ta senggung kemanten anyar
apabila semua sel telah aktif maka cara pandang dan pemikiran kita bakal menjadi serba baru seperti layaknya seorang yang baru saja menikah .

arti kata menikah adalah orang sama dengan cara pandangan, wawasan dan kehidupan yang berbeda dari pada sebelumnya

cah anggon – cah anggon, penek no blimbing kuwi
hay engkau para pencari, berusahalah untuk menggapai sesuatu yang lebih baik, sebuah harapan yang menjadikan semuanya lebih baik, harapan untuk mendekatkan diri kepada yang Maha Baik

lunyu-lunyu penekno kanggo masuh dodot iro.
Walau sulit dan penuh resiko hal itu sangat penting untuk membersihkan badan wadaq kita

dodotiro-dodotiro, kumitir bedah ing pinggir,
ingatlah badan mu ingatlah badanmu, selalu penuh dengan kesalahan dan hawa napsu

dondomana jrumatana, kanggo sebo mengko sore
berwaspada lah pada hawa napsumu, sebab apabila masih ada sifat wadag, sifat kenafsuan akan tetap selalu ada

mumpung gede rembulane, mumpung jembar kalangane,
disaat kita mengerti dan dapat menahan nafsu kita sacara sadar, ibaratkan sebuah rembulan yang menerangi malam, dan apabila kita bisa berbuat demikian terus menerus kita akan merasa dekat dengan NYA

yo surak o sorak hore. . . . . ”.
marilah kita sambut kabar bahagia ini…….

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s